LAMFI Gelar Bimbingan Akreditasi Puskesmas: Fokus pada Peningkatan Mutu di Wilayah Indonesia Timur
Emha Sahid
7/24/20252 min read


Jayapura, 24 Juli 2025 – Dalam rangka memperkuat mutu pelayanan fasilitas kesehatan tingkat pertama di kawasan Indonesia Timur, LAMFI (Lembaga Akreditasi Mandiri Fasyankes Indonesia) bersama PT LAM PINTAR PARIPURNA menggelar kegiatan Bimbingan Akreditasi Puskesmas dengan fokus khusus pada BAB V: Peningkatan Mutu Puskesmas. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian 3rd Annual Scientific Meeting & Anniversary LAMFI, yang mengusung semangat pemerataan kualitas layanan kesehatan nasional.
Acara ini dilaksanakan secara daring pada Kamis, 24 Juli 2025 pukul 12.00 WIT atau 14.00 WIB, dan menghadirkan dua narasumber utama:
dr. Leonora Kamboy, MPH, dan
drg. Yenny Yokung Yong, MDSc, SpPerio, yang merupakan Surveyor TKPP Klinik & Puskesmas LAMFI dan telah banyak berkarya di wilayah timur Indonesia.
Moderator kegiatan ini adalah Anto Dominggust Flassy, ST, SKM, M.Kes, dengan peserta yang berasal dari berbagai Puskesmas di Papua, Papua Barat, Maluku, dan NTT.
Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan (Pelayanan Kesehatan/Yankes) setempat, serta Ketua Region Papua LAMFI dan Sekretaris Region Papua LAMFI yang turut memberikan dukungan dan semangat bagi transformasi mutu layanan primer di daerah.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal LAMFI, Surotul Ilmiyah, SKM, MKM, PhD, menyatakan, “LAMFI berkomitmen untuk menjembatani kebutuhan peningkatan mutu antara pusat dan daerah. Kegiatan ini menjadi ruang dialog konstruktif untuk menghadirkan akreditasi yang lebih kontekstual, solutif, dan bermakna, khususnya bagi Puskesmas di wilayah 3T.”
Tujuan utama kegiatan ini adalah:
Meningkatkan pemahaman tentang indikator dan siklus peningkatan mutu,
Menyediakan solusi konkret terhadap tantangan mutu di lapangan, dan
Mendorong semangat transformasi pelayanan kesehatan primer berbasis mutu dan keselamatan pasien.
Kegiatan Bimbingan Akreditasi Puskesmas ini merupakan langkah nyata LAMFI dalam mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia. Dengan mengedepankan pembahasan BAB V tentang siklus peningkatan mutu, peserta diberikan pemahaman mendalam tentang penerapan prinsip mutu secara praktis dan terintegrasi. Kehadiran narasumber berpengalaman, serta dukungan dari Sekretaris Jenderal LAMFI, Surotul Ilmiyah, SKM, MKM, PhD, Dinas Kesehatan layanan kesehatan setempat, serta Ketua dan Sekretaris Region Papua LAMFI, memperkuat sinergi antarlembaga dalam mewujudkan pelayanan yang unggul.
Forum ini tidak hanya memberikan arahan teknis, tetapi juga menjadi wadah refleksi dan motivasi bagi Puskesmas untuk terus berinovasi dan beradaptasi terhadap dinamika pelayanan. Penyelenggaraan kegiatan dari Jakarta untuk wilayah Papua ini menjadi simbol kuat bahwa tidak ada lagi batas dan kesenjangan antara kota besar dengan daerah, serta bahwa semangat peningkatan mutu harus dirasakan secara merata di seluruh pelosok negeri. Melalui pembinaan berkelanjutan dan pendekatan berbasis kontekstual, diharapkan transformasi mutu layanan primer dapat terakselerasi secara adil dan inklusif di seluruh Indonesia.